Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dunia

Dipastikan Oleh Lintasarta Layananya Sudah Kembali Berjalan Normal Dipalu

Gambar
Channel Rakyat . Lintasarta telah akui bahwa layanannya sudah kembali normal di wilayah Kota Palu, Donggola, dan sekitarnya setelah terganggu pascabencana tsunami dan gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang melanda wilayah tersebut. Perusahaan menyatakan, sejumlah layanan, khususnya jaringan penerbangan di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie, jaringan perbankan, dan jaringan internet sudah dapat beroperasi serta digunakan kembali oleh pelanggan. Untuk membantu proses evakuasi dan penanganan bencana yang sedang berlangsung, Lintasarta bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) memberikan layanan internet menggunakan antena penerima sinyal dari satelit (VSAT). Antena itu ditempatkan di dua lokasi, yaitu Posko Utama di Korem 132 Tadulaku dan Rumah Dinas Gubernur Sulawesi Tengah. Perbaikan layanan tersebut diharapkan dapat membantu rekan-rekan media. Sekaligus pihak-pihak yang berada di Posko Bencana s...

TCASH Berhasil Mendampingi Pelanggan Intergrasi Layanan Pembayaran Non-tunai

Gambar
Lensa Fakta . TCASH kini telah sukses memproses rata-rata lebih dari 10 juta transaksi dari aneka layanan dan manfaat setiap bulannya di lebih dari lima puluh ribu merchant outlets dan 100.000 titik layanan cash in (jaringan ATM, Indomaret, dan Alfamart) di seluruh Indonesia. Kenaikan itu, dikatakan CEO TCASH Danu Wicaksana, diakibatkan konsistensi kerja sama dengan aneka badan baik pemerintah, swasta, perbankan, dan merchant. Khususnya dengan memanfaatkan promo dari merchant favorite pelanggan. Kami melihat perubahan tren bertransaksi di warga yang kini lebih memilih memanfaatkan electronic money seperti TCASH, yang tidak sulit digunakan kapanpun, di manapun, serta menggunakan perangkat HP apapun. Melihat tren positif ini, kami berkomitmen untuk melengkapi ekosistem digital layanan kami, dengan dukungan inovasi teknologi mutakhir yang saat ini sedang kami kembangkan, seperti fitur e-KYC (electronic-Know Your Customer), kata Danu dalam keterangan resminya. TCASH aka...

Akhirnya Trump Tanda Tangani RUU Tentang Pelarangan Komponen Dan Layan Huawei Dan ZTE Terkait Keamanan

Gambar
Liputan Digital . Penggunaan Teknologi Huawei dan ZTE akan dilarang untuk pemerintah Amerika Serikat dan kontraktor pemerintah. Banyak yang melihat bahwa dua perusahan telekomunikasi asal China tersebut sebagai ancaman keamanan nasional. Dilansir The Verge, larangan itu ditandatangani Presiden AS Donald Trump, Senin (13/8), sebagai bagian dari Undang-Undang Otorisasi Pertahanan. Pada Juni lalu, Senat meloloskan amandemen yang akan mencabut larangan perdagangan terhadap ZTE. Akhirnya, Kongres memutuskan tindakan yang pada dasarnya akan melarang pemerintah AS atau siapapun yang ingin bekerja dengan pemerintah AS untuk menggunakan komponen dari Huawei, ZTE, atau sejumlah perusahaan telekomunikasi China lainnya. Larangan itu berlaku selama dua tahun ke depan. Larangan itu mencakup penggunaan komponen dan layanan Huawei dan ZTE yang “esensial” dan “penting” untuk sistem yang mereka gunakan. Beberapa komponen dari perusahaan-perusahaan ini masih diperbolehkan, asalkan m...